Warga Terjaring OTT Buang Sampah Sembarangan di Banda Aceh

Sejumlah warga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Gabungan yang terdiri dari Polresta Banda Aceh, Satpol PP Banda Aceh, Pengadilan Negeri Banda Aceh dan Kejari Banda Aceh saat membuang sampah sembarangan di kawasan Kota Banda Aceh pada Kamis (28/11/2019). Mereka yang tertangkap langsung digiring petugas untuk menjalani sidang tindak pidana ringan bertempat di Taman Bustanussalatin.

Operasi Tangkap Tangan membuang sampah di tempat umum mulai diterapkan di Kota Banda Aceh berdasarkan Qanun No. 1 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah dan Qanun No. 6 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Bagi pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal sebesar 10 juta rupiah dan penjara paling lama satu bulan. Sebelum sanksi diterapkan, Dinas Lingkungan Hidup Keindahan dan Kebersihan Kota Banda Aceh pada tahap awal telah mensosialisasikan dengan menggelar OTT dan sidang tindak pidana ringan, terhadap pelanggar yang terjaring. Pelanggar Qanun No. 1 Tahun 2017 sebanyak 7 (tujuh) pelanggara dengan total denda Rp 140.000,- sedangkan pelanggar Qanun No. 6 Tahun 2018 sebanyak 14 (empat belas) pelanggar dengan total denda sebesar Rp 620.000,-. Keseluruhan denda tersebut akan disetorkan ke Kas Pemda Kota Banda Aceh.

Mari disiplinkan diri dan keluarga anda untuk menjaga kebersihan dan keindahan demi mewujudkan Kota Banda Aceh yang Gemilang.

author
No Response

Leave a reply "Warga Terjaring OTT Buang Sampah Sembarangan di Banda Aceh"