Kejari Banda Aceh memulai penggunaan IT dalam penyelesaian administrasi perkara

Kejari Banda Aceh memulai penggunaan IT dalam penyelesaian administrasi perkara

Dalam rangka mempersiapkan instansi Kejaksaan Negeri Banda Aceh untuk menyongsong Sistem Peradilan Pidana Terpadu, Kejari Banda Aceh mulai memanfaatkan IT dalam proses penyelesaian administrasi perkara di semua bidang, mulai dari Pidana Umum, Pidana Khusus, Perdata dan Tun serta Intelijen. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi Case Management Kejari Banda Aceh.
Dengan aplikasi ini, maka seluruh dokumen-dokumen perkara, mulai dari P-16, P-18, P-21, Berita Acara, kini dicetak menggunakan aplikasi. Data-data perkara yang dimasukkan, kemudian diolah menjadi Aplikasi Monitoring, di mana pimpinan bisa mengetahui sejauh mana ketertiban dan kedisiplinan Jaksa dalam menyelesaikan perkara sesuai dengan SOP.

Ke depannya, data-data perkara tersebut akan dapat diakses oleh publik sesuai dengan prinsip transparansi. Sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan perkara yang sedang dalam proses di Kejaksaan Negeri hingga akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan nanti.

Harapan kami, dengan adanya aplikasi ini, maka proses penyelesaian perkara dapat dilakukan dengan tertib, efektif dan efisien, serta pelayanan terhadap masyarakat lebih transparan.

Related posts