Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan Kabag Umum Setdakab Bireuen

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan Kabag Umum Setdakab Bireuen

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan Kabag Umum Setdakab Bireuen, MS, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi penggelapan pajak yang merugikan negara senilai Rp27.609.164.186.59.

“Tim penyidik Kejati Aceh dan Kejari Bireuen telah menahan MS selama 20 hari ke depan guna kelancaran proses persidangan, dan tersangka dititipkan di Rutan Kajhu, Aceh Besar,” kata Kajati Aceh melalui Kasipenkum, Amir Hamzah, Rabu (24/8).

Penahanan dilakukan setelah tim Penyidik Polda Aceh menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Aceh dan Kejari Bireuen untuk disidangkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Saat penyerahan berkas dan barang bukti uang, tersangka turut didampingi tim penasihat hukum Yahya Alisha SH MH dkk. Amir menyebutkan, setelah memberi petunjuk kepada penyidik terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi penggelapan pajak atas nama tersangka MS, JPU Kejati Aceh dan Kejari Bireuen menerbitkan P-21 tertanggal 3 Agustus 2016 No.B-2057/N.1.5/FT.1/08/2016.

“Pada Rabu 24 Agustus 2016, Tim Penyidik Polda Aceh menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada JPU untuk disidangkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh,” kata Kasipenkum menambahkan penahanan MM yang merupakan PNS KPP Pratama Subulussalam segera menyusul.

Kasus tindak pidana korupsi yang terjadi yaitu penyalahgunaan wewenang karena tidak menyetorkan uang negara ke kas negara dari potongan pajak penghasilan (PPh) dan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berasal dari perhitungan pembayaran kegiatan atas beban APBD dan pembayaran gaji pegawai Pemkab Bireuen sejak 2007 s/d 2010, dan/atau pencucian uang diduga yang terjadi sejak 1 Januari 2007-2010.

Related posts